Bye Zam..
Siapa yang ndak kenal sosok Zamroni si juragan Jengjeng dan Ndoyok ituh..
(tiba-tiba banyak tangan ngacung, tanda banyak yang ndak kenal..
owalah, ternyata ndak beken tho si Zam tuh.. ;)) )
Jadi begini (mulai mendongeng..), Kasultanan Ndoyokarto Hadiningrat alias kedaulatan rakyat blogger jelata CahAndong Jogjakarta, punya Sri Baginda. Raja. Pemimpin. Kami para jelatawan CahAndong menyebutnya Sultan. Dan dialah orangnya, ZAMRONI si JENGJENG MATRIPHE. Sri Baginda Kasultanan Ndoyokarto. Dedengkot komunitas blogger Jogja CahAndong.
Sultan dalam berbagai gerak dan mimik. Di setiap pose beliau saat tertangkap kamera, selalu pose-pose ajaib terjadi. Kami para jelatawan CahAndong menyebutnya ZamMode. Begini misalnya.
Sultan dalam berbagai aktifitas Ndoyok dan Jengjeng. Target per-jengjeng-an pun ndak pasaran. Ndak kota-an (kampungan kan lawan katanya kota-an, betul begitu?!! Mbok betul ajah..). Ndak umum. Unik. Nyentrik. Laen dari yang laen. Top Markotop. Hebring Suhebring. Penak Wapenak. Njengking Sunjengking.
Kami semua para jelatawan biasanya diarak ke tempat-tempat mistis seperti Candi inih, Candi ituh, Museum nganu, Museum ngono, angkringan blahblahblah, tralala trilili. Pokoknya tempat-tempat khas Jogja. Karena CahAndong punya prinsip, bahwa Mall dan Cafe berlantai keramik adalah milik para Exclusive. Padahal ndak semua jelatawan itu punya kartu anggota exclusive. Semua perjalanan jengjeng dan ndoyok terangkai indah-markindah di blog si Zam disana.
Berbagai prestasi membanggakan pun dibuat oleh Sultan Agung Zamroni. Seperti misalnya yang terakhir menghebohkan para jelatawan CahAndong adalah, berhasilnya Zam menembus dinding keamanan DAGDIGDUG. Dengan menyamar sebagai designer web, Zam sukses menorehkan pose ZamMode di HEADER DAGDIGDUG, sodara-sodaraa..!!!!
Lhaa.. Tentu kehebohan inih mengundang macam-macam pendapat rakyat dan komentar para pakar tho. Seperti misalnya tertangkap di salah satu halaman rumah Sang Lelananging Jagat Ndorokakung.
Antobilang April 14th, 2008 8:40 pm
pemajangan header itu bukannya bisa jadi blunder untuk perkembangan dagdigdug ke depannya? saya berharap manajemen dagdigdug mempertimbangkan keputusan ini.
herman saksono April 14th, 2008 8:45 pm
mohon kasihani anak-anak SD di banguntapan yang kejang-kejang setelah melihat dag-dig-dug yang baru.
-tikabanget- April 14th, 2008 8:49 pm
ada responden mengatakan, bahwa listrik di TIMBUKTU mati seketika ketika seorang warga melirik header dagdigdug.
mantan perawan April 14th, 2008 9:11 pm
daku tidah tahu apa yang harus saya katakan kepada calon suami saya esok…
daku kehilangan kehormatan… hiks… sejak melihat header baru itu….
Mbilung April 14th, 2008 9:24 pm
penggalan lirik lagu Iwan Abdurachman :
“merataaaaap melolong, lalu menjauh, menggoreskan kesan suram padaku†pas untuk menanggapi header 3DDukun Beranak April 14th, 2008 9:20 pm
Saya mengucapkan selamat dan terimakasih sebesar-besarnya atas peluncuran wajah baru dagdigdug.
Sejak beberapa jam terakhir, kelahiran bayi prematur dari banyak ibu hamil sungguh sangat lancar.
Kami menggunakan teknik baru, yaitu memperlihatkan header baru dari dagdigdug.com..
Cukup.. Cukup, Tik.. Bisa muntah-muntah yang baca blogmu.
Sisanya bisa disimak di rumah si Ndoro. **tendang yang pengen baca**
Nah, sekarang ceritanya jadi begini.
Sultan kami inih akan hijrah ke tempat yang ngaku-ngaku ibukota Endonesa. Yaitu kota Jakarta Jancukarta Ngadikere. Mencari sebutir dua butir nasi di got-got besar tiap tikungan gedung-gedung yang sok megah dan angkuh. Dan kami para jelatawan merasa kehilangan.
Ah, pasti si Zam bakal ubah nama di Jancukarta sana. Yaitu Zammy. Singkatan dari Zam yang Horny. (loh?! gak nyambung kayaknya Tik..??!!)
Dan mendadak, muncul satu tret di milis CahAndong untuk bersedih-sedih ria karena kepindahan Zam. Penuh testimoni untuk sang Zammy. Eh.. Zamroni..
- Fany Ariasari berkata :
Kalo ke jogja aku tidak akan bisa lagi melihat penampakan celana kuning yang kemproh bin nggilani itu….- Medina Wulandari berkata :
zam….jgn biarkan jancukrta merubahmu jd salah satu kroni2 kapitalis.
teruskan mimpi dan idealismemu.
jancukarta dan kasultanan mung mampir ngombe.
jd…..jgn sampai silaunya gemerlap semu jancukarta merubah orientasi seksmu…..- Antobilang berkata :
jancukarta… kota jancuk.. kota yang merenggut zam dari kita!!!!- Pak Yahya berkata :
Zam,
Kupandang pilu dirimu
Terseret langkah gontaimu
Aku diam membisu
Namun masih kuingat sesuatu
Zam…
BAYAR DULU HUTANGMU!!!- Ekowanz berkata :
biar kan zam menjemput mimpinya ke jakarta….
zam nasehatku jangan sampai kepincut ama salah satu kontestan BE A MAN- Dan Zam menjawab :
BUBAR KALIAN SEMUAAAAAAAAAAAA…!!!!
Selamat jalan Zam. Semoga gaji 5 juta perminggu-mu di Jancukarta ndak luput engkau limpahken ke kami para jelatawan.
April 27th, 2008 at 7:02 pm
wahhh T_T
April 27th, 2008 at 9:18 pm
Selamat!
April 27th, 2008 at 10:29 pm
sedih
huks…
April 27th, 2008 at 10:34 pm
wah, panjang juga ya
April 27th, 2008 at 10:42 pm
relakan zam dik…
April 28th, 2008 at 1:37 am
*penasaran dg penyambutan kantor barunya zam*
*disuruh push up ? njengking ?? ato bikin kopi dan menghidangkan kpd para pegawai ??*
sing sabar…sing sareh….
buat zam maupun yg ditinggalkan……
April 28th, 2008 at 1:37 am
*menangis haru*

April 28th, 2008 at 3:22 am
…………..
…………..
…………..
*sambil menunggu tika kena “karma” (gantian yg jadi objek bahasan)*
:-” :-” :-”
April 28th, 2008 at 9:14 am
Saya juga ikut acungkan tangan hehehe
Kirain Sultan Jogja beneran hahahaha
April 28th, 2008 at 11:30 am
kayaknya pernah baca? dimana ya **garuk-garuk**
April 28th, 2008 at 1:32 pm
walau saya ndak kenal, saya ikut sedih, saya menjura sedalam-dalamnya
*salah emoticon*
April 29th, 2008 at 2:09 pm
apa nggak malah seperti fenomena Siwi yaaa
yang kena shock culture justru yang didatangi . .
April 29th, 2008 at 4:11 pm
@ebeSS
ahahahaha..
April 29th, 2008 at 7:36 pm
wah keabisan bahan ya.. double post..:D
April 30th, 2008 at 9:18 pm
Baru mudeng…